Tag Archives: motor

Awas, Sering Bongkar Karburator Berbahaya!

Awas, Sering Bongkar Kaburator Berbahaya - petersoncodygallery.com

Awas, Sering Bongkar Kaburator Berbahaya! – Karburator sendiri adalah alat yang berfungsi sebagai pengatur percampuran udara dan bahan bakar dalam proses pembakaran dalam mesin kendaraan karena alat ini sangatlah vital.

Bagi pemilik motor tua (baca : lama), tentu kendaraannya masih menggunakan karburator. Para pemilik motor jenis ini, tentu sering melihat teknisi membongkar pasang karburator mereka saat sedang melakukan service rutin. Bahkan teknisi-teknisi dulu selalu menyarankan untuk bongkar karburator supaya alat vital motor ini jangan bermasalah.

Minimal saat kita service dan ganti oli setiap 2.000 – 3.000 km atau sebulan sekali, karburator motor kita wajib diservis. Katanya agar motor nggak berebet akibat karburator kemasukan benda asing atau kotoran dari bahan bakar yang dikonsumsi motor. Kerak sisa pembakaran inilah yang kemudian mewajibkan motor perlu dibersihkan karburatornya.

Bahkan dulu, untuk service ringan aja, karburator ini juga sampai perlu dibongkar. Tapi apakah sering bongkar pasang karburator memang diperlukan? Apakah tidak ada efek samping jika kita sering bongkar pasang karburator?

Ternyata, sering mengutak-atik kaburator motor tak selalu bersifat positif, Bahkan adakalanya kebiasaan untuk bongkar pasang kaburator dapat membawa bencana pada motor Anda. Karena sebenarnya komponen satu ini tak perlu terus-menerus untuk dibongkar pasang, sebab sebaiknya kita hanya membongkar karburator jika jalur bensin mampet dan tidak bisa dibersihklan dari luar. Selebihnya ya cukup menyetel settingan angin karburator motor kita saja.

Apa sih akibatnya kalau kita sering bongkar pasang karburator. Berikut ini adalah beberapa efek negatif jika kita terlalu sering bongkar pasang karburator.

Bahaya Sering Membongkar Karburator

Pertama, sering bongkar pasang karburator membuat derat pada baut-baut karburator akan cepat rusak bahkan dol. Apalagi jika teknisi yang membongkar bukan seorang ahli, dia akan memutar drat baut karburator dengan kasar sehingga akan menyebabkan drat-drat itu menjadi aus.

Kedua, bongkar pasang karburator yang terlampau sering juga bisa menyebabkan bagian seal karburator menjadi cepat longgar. Maka sebaiknya Anda hanya membongkar karburator hanya kalau ada kotoran debu atau air yang masuk, maka sebaiknya setting karburaor saja jika ada yang kurang enak pada motor.

Ketiga, bisa menyebabkan membran kaburator menjadi bocor. Loh kok bisa? Membran adalah alat yang terbuat dari bahan karet di karburator vakum dan memiliki peran sangat penting.  Hampir semua mekanik biasanya melarang pemilik motor membuka bagian penting karburator karena jika tidak ahli sangatlah berbahaya. Sebab peranti satu ini akan sangat mudah rusak karena sering diutak-atik, apalagi jika kita menggunakan obeng untuk menyentuh membran ini. Karena bagian ini memang sangatlah sensitif.

Dan yang terakhir, yang paling parah, jika kita terus mengotak-atik karburator membuatnya jadi cepat jebol. Perawatan dan perlakuan yang keliru menyebabkan karburator sepeda motor cepat rusak, misalnya tuas gas sering ditarik ulur buat mainan akibatnya karburator membuat motor jadi, bensin rembes keluar dan motor susah dihidupkan.

Anda nggak mau kan karburator motor milik Anda akan cepat rusak sebelum waktunya, ada baiknya mulai sekarang hentikan deh kesukaan untuk mengutak-atik karburator jika tidak perlu. Sebab jika kita utak-atik terus dan kaburator menjadi jebol, tentu yang rugi kita sendiri. Dan bukan tidak mungkin kalau kerusakan karburatur itu akan menyebabkan motor kita susah hidup.

Salain itu, lebih baik Anda menyerahkan perawatan motor Anda ke bengkel-bengkel khusus perawatan karburator yang berpengalaman. Hanya tinggal duduk manis dan tunggu mekanik yang ahli mendandani motor Anda. Jangan pernah kutak-katik sendiri, atau menyerahkan perawatan motor Anda kepada bengkel yang tak mengerti betul perawatan yang ideal. (w2)

 

Baca juga: Tanda Ban Motor Harus Diganti

10 Motor Paling Irit yang Membuat Nyaman Kantong Anda

Ketika ingin membeli sepeda motor, banyak pertimbangan dilakukan, seperti bentuk desain, kualitas mesin, dan konsumsi bahan bakar (BBM)-nya. Hal yang terakhir ini bahkan menjadi bahan pertimbangan utama, apalagi jika si pembeli akan sangat menggantungkan aktivitas sehari-hari pada sepeda motor seperti menjadi driver ojek online, saleman atau kurir.

Untuk itu, pengetahuan tentang merek motor apa saja yang irit bahan bakar sangat diperlukan. Sebab jika Anda memiliki motor yang irit BBM, selain kantong nggak mudah jebol, Anda juga tidak perlu rajin-rajin amat mengunjungi SPBU atau sering berhenti di pinggir jalan untuk beli bensin eceran. Nah, 10 motor berikut ini termasuk jenis motor yang paling irit BBM.

1. Suzuki Nex FI

Jika sedang mencari motor irit bahan bakar, Suzuki Nex FI ini bisa menjadi pilihan tepat. Hanya dengan 1 liter bensin, Anda sudah bisa berkendara sejauh 109,8 km. Saking iritnya, motor keluaran Suzuki ini mendapatkan rekor MURI sebagai motor matic paling irit di Indonesia. Motor ini menggunakan teknologi SUPER FI (Suzuki Performance Fuel Injection) dan mesin berkapasitas 113cc.

2. Suzuki Nex Super Fi

Jika Anda sedang mencari motor bermerek Suzuki dan irit bensin, Suzuki Nex Super Fi bisa juga Anda pilih. Berkendara dengan motor ini, Anda bisa menempuh 82,6 km hanya dengan 1 liter bensin. Motor ini juga dilengkapi mesin berteknologi Fuel Injection. Dengan teknologi tersebut, motor matic ini memiliki emisi gas buang lebih rendah dan mampu meningkatkan efisiensi BBM.

3. Honda BeAT eSP

Honda juga mengeluarkan banyak produk motor irit bensin. Salah satunya Honda BeAT eSP. Motor ini mengonsumsi BBM 73,5 km per liter. Motor ini berhasil menggondol gelar sebagai motor matic paling irit untuk kelas 110-115 cc di Otomotif Award pada 2009-2010. Iritnya bensin pada motor ini karena Honda melengkapinya dengan teknologi eSP yang dipadukan dengan sistem pembakaran Injeksi (PGM-FI).

4. Honda Revo X

Motor irit bensin lainnya dari Honda adalah Honda Revo X. Jika berminat memiliki motor ini, Anda akan menikmati perjalanan sejauh 62,2 km dengan 1 liter bensin. Iritnya bensin pada motor ini karena Honda membenamkan sistem pembakaran Injeksi (PGM-FI) dipadukan dengan mesin berkapasitas 109,17 cc. Perpaduan teknologi tersebut dapat menghasilkan tenaga 8.91 PS pada 7.500 rpm dan torsi mencapai 8.76 Nm pada 6.000 rpm.

5. Honda Scoopy Esp

Jika Anda penyuka produk Honda, masih ada pilihan motor irit bensin. Anda bisa memilih Honda Scoopy Esp. Dengan motor ini, Anda bisa jalan-jalan sejauh 61,9 km hanya dengan 1 liter bensin. Motor ini mengusung teknologi Esp (Enhanced Smart Power). Teknologi ini ampuh untuk meningkatkan efisiensi pembakaran mesin dan meminimalkan energi terbuang.

6. Honda Supra X 125

Honda memang memanjakan pelanggannya dengan banyak varian motor irit bensin, seperti motor ini, Honda Supra X 125. Anda bisa menunggangi motor ini sejauh 61,8 km hanya dengan 1 liter bensin. Iritnya bahan bakar pada motor ini karena adanya sistem bahan bakar Injeksi terbaik. Karena terbukti irit, motor ini bahkan mendapat julukan rajanya motor bebek.

7. Honda Vario 125 Fi

Dengan banyaknya varian motor keluaran Honda yang irit bahan bakar, Anda dimudahkan untuk memilihnya. Jika Anda memilih Honda Vario 125 Fi, Anda bisa berkendara sejauh 58,1 km dengan bensin 1 liter. Motor matic ini berkapasitas silinder 125 cc dan menggunakan teknologi Injeksi PGM Fi dan Idling Stop System (ISS), yang bisa membantu Anda hemat bahan bakar.

8. Yamaha Jupiter Z1

Motor produksi Yamaha yang irit bahan bakar adalah Yamaha Jupiter Z1. Jika memilih motor ini untuk menemani aktivitas sehari-hari, Anda tidak perlu khawatir kantong bocor. Itu karena motor ini mampu menempuh jarak 69,88 km dengan 1 liter bensin. Motor ini dibekali teknologi Forged Piston. Dengan teknologi ini, sistem pembakaran dalam ruang bakar lebih awet dan ringan.

9. Yamaha Mio M3 125 Blue Core

Yamaha juga membanjiri pasar otomotif dengan varian motor irit bensin lainnya, seperti Yamaha Mio M3 125 Blue Core. Konsumsi bahan bakarnya adalah 60,3 km per liter. Motor ini juga menawarkan banyak fitur canggih, salah satunya adalah Eco Lamp Indicator. Fitur ini memudahkan Anda mengendalikan pemakaian bensin. Mesinnya juga canggih karena mengadopsi mesin 4 langkah SOHC dengan sistem pendingin udara dan berkapasitas 125 cc.

10. Yamaha Mio Gt 125

Motor Yamaha ini juga irit bensin karena mampu menempuh jarak 57.14 per 1 liter bensin. Motor yang merupakan pengembangan dari Yamaha Mio ini memiliki kapasitas silinder yang lebih besar, berperforma dan bertenaga lebih baik.

Nah itulah 10 motor teririt versi kami, sekarang tinggal Anda tentukan mau merek dan jenis yang mana. Selamat memilih. (h1)

 

5 Kesalahan yang Buat Motor Matik Cepat Rusak

Motor matik semakin diminati karena mengusung kepraktisan dalam berkendara. Tinggal bermain gas dan rem, motor sudah bisa berjalan dan mengantar Anda ke mana pun tujuan yang Anda inginkan. Meskipun praktis dalam berkendara, motor matik perlu dirawat dengan baik sehingga bisa awet dan tidak merepotkan kantong Anda karena biaya perawatan sebelum waktunya.
Mengetahui cara merawat motor matik atau berkendara dengan benar menggunakan motor ini adalah langkah bijak. Setidaknya, Anda tidak akan membuat kesalahan saat berkendara atau lalai dalam proses perawatannya. Nah, berikut ini lima kesalahan yang bisa saja Anda lakukan tanpa sengaja, yang membuat motor matik Anda cepat rusak.
Hal pertama, supaya motor matik Anda awet, perhatikan saat mengegas dan mengerem. Dengan kata lain, jangan asal gas, jangan pula asal rem. Di saat melaju di jalan raya jangan asal menghentakkan gas kemudian melakukan pengereman mendadak. Gas pol kemudian tiba-tiba mengerem akan menyebabkan mesin cepat rusak. Akan lebih bijak dan bermanfaat untuk motor matik Anda jika Anda ngegas dengan stabil. Nah, jika ingin mengurangi kecepatan maka kurangi tarikan gas secara perlahan.
Hal kedua, yang bisa jadi tidak Anda perhatikan adalah saat mengisi bensin. Jangan pilih bensin atau bahan bakar yang beroktan rendah (premium) untuk motor matik Anda. Mungkin Anda berpandangan bensin beroktan rendah lebih murah. Padahal, bensin beroktan rendah membuat pembakaran pada mesin motor matik Anda kurang sempurna. Bahan bakar motor Anda pun menjadi lebih boros, padahal Anda ingin hemat bensin dengan harga yang lebih murah. Pilihlah bensin yang memiliki nilai oktan 92 karena motor matik saat ini menggunakan teknologi injeksi. Teknologi ini ditempelkan pada motor matik untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna. Pemakaian bensin pun menjadi lebih irit.
Selain memilih bensin yang tepat, hal ketiga adalah perhatikan juga olinya. Jika Anda salah pilih oli maka motor matik Anda mudah rusak. Sekali lagi, jangan asal beli oli yang murah, tapi tidak sesuai dengan motor matik Anda. Mesin motor Anda bisa cepat rusak hanya karena Anda salah pilih atau sengaja membeli oli dengan harga murah.
Motor matik membutuhkan oli yang tepat karena motor ini mempunyai konfigurasi mesin berbeda dengan motor yang bukan matik. Motor matik memiliki dua ruang yang harus diisi dengan dua jenis oli berbeda, yakni oli mesin dan oli transmisi. Agar tidak melakukan kesalahan dalam mengganti oli, perhatikan saja petunjuk yang disarankan oleh pabrikan motor matik Anda.
Hal keempat yang bisa membuat motor matik Anda cepat rusak adalah membiarkan drive belt kotor. Drive belt yang kotor mengakibatkan kerak yang menyebabkan umur pemakaiannya pendek atau cepat putus. Akan berbahaya jika drive belt putus saat Anda berkendara dengan kencang. Untuk menghindari hal ini, jangan lakukan kesalahan dengan membiarkan drive belt kotor dan tidak terawat. Nah, kerak yang ada pada drive belt ini bisa berasal dari debu jalanan atau oli yang merembes akibat seal yang bocor.
Kesalahan kelima yang bisa dilakukan oleh pemilik motor matik adalah mengganti busi dan filter udara secara teratur. Pada saat servis rutin, bisa saja Anda mengabaikan hal ini karena merasa busi dan filter udara baik-baik saja. Tapi, akan lebih baik jika saat servis rutin, busi dan filter udara diganti sesuai dengan anjuran bengkel langganan Anda atau selaras dengan petunjuk pabrik soal penggantian busi dan filter udara.
Biasanya, di saat servis rutin, pemilik motor matik hanya memperhatikan perawatan mesin dan penggantian oli. Padahal, penggantian busi dan filter udara juga penting untuk menjaga performa mesin. Busi dan filter udara yang bersih akan membuat tarikan gas tetap ringan. Gantilah busi dan filter udara sesuai jadwal.(h1)